Mengenali Ciri-Ciri Beras Palsu (Beras Plastik dan Oplosan)

loading...
Haloo sobat media2give^^ Kali ini saya akan membahas informasi yang lagi heboh pada minggu ini,yaitu soal Beras Plastik Sintetis.Beras yang merupakan kebutuhan pokok saat ini memang penting dan menjadi perhatian utama,karena masyarakat di indonesia sudah terbiasa mengkonsumsi beras.Bahkan dalam kebiasaan suku jawa,terutama di Jawa Tengah ada istilah “durung diarani madhang yen durung mangan sego” (belum disebut makan jika belum mengkonsumsi nasi).

Dari situ dapat diketahui kalau orang indonesia masih menjadikan beras sebagai makanan pokok yang harus di makan setiap hari.Ketergantungan dengan beras ini sulit digantikan,mengingat negara kita adalah salah satu penghasil beras terbesar di Asia.Sayangnya untuk mendapatkan beras kini makin sulit saja,karena selain stok beras lokal yang berkurang,impor beras dari luar negri masih terus berlangsung yang mengakibatkan nilai jual beras lokal menurun.

Sementara harga BBM kian melambung tinggi yang berpengaruh pada harga kebutuhan pangan,terutama beras.Masalah timbul ketika daya beli masyarakat masih rendah,tidak sebanding dengan harga pangan yang terus meningkat.Problem inilah yang membuat munculnya ide nakal dari pihak-pihak yang mencari jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan tanpa memikirkan apa dampaknya nanti.

Kasus beras plastik yang heboh saat ini adalah contoh trik curang yang dilakukan penjual beras untuk memanipulasi konsumen demi keuntungan yang tinggi.Harganya yang murah memudahkan oknum pembuat beras plastik mudah memasarkan beras berbahaya ini.Sebenarnya bukan cuma beras plastik saja,karena sebelum kasus ini muncul telah banyak kecurangan yang dilakukan pada beras.Nah apa sajakah kecurangan itu? Mari disimak bersama pembahasan lengkapnya berikut ini :

1. Beras Oplosan
Beras oplosan terkenal dengan harganya yang relatif murah,dibawah harga standar pada umumnya.Beras ini diolah dengan mencampurkan beras berkualitas premium dengan beras stok lama.Umumnya beras stok lama kurang di sukai konsumen karena warnanya yang sudah tidak cerah lagi ditambah dengan baunya yang sudah apek sehingga kurang laku jika dijual.


Yang lebih parah lagi bila beras yang dicampurkan adalah beras rekondisi seperti beras yang sudah berjamur dan berkutu.Beras seperti ini tidak layak lagi di konsumsi,namun nyatanya praktek pengoplosan beras masih banyak ditemui di tempat-tempat penampungan beras.Secara fisik,beras ini sulit dikenali bila sudah di masukkan ke dalam karung beras.

Ciri-ciri beras oplosan :
1. Jika diamati akan terlihat jelas berasnya tidak murni karena warna beras dalam karung tidak sama semuanya
2. Terlihat ada kutu/jamur yang menempel pada beras dan mudah dikenali
3. Baunya tidak enak karena terpengaruh beras lama yang sudah lembab 

2. Beras Campuran Bahan Pemutih 
Konsumen pastinya ingin membeli beras dengan kualitas tinggi,dan salah satu tanda beras itu berkualitas bagus adalah label jenis beras yang tercantum pada karungnya.Selain itu,beras yang bagus akan berwarna putih cerah.Warna ini yang seringkali mempengaruhi keputusan pembeli untuk memilih beras.


Padahal tidak semua beras yang kelihatannya putih bersih itu aman.Beras dengan campuran pemutih kini marak beredar di pasaran.Beras ini di campur dengan bahan pemutih bernama Klorin.Proses mengolahnya adalah dengan menaburkan 250 gram kristal pemutih pada beras dan menggilingnya selama 2 kali.Hasilnya beras akan kelihatan putih,namun berbahaya jika di konsumsi.

Ciri-ciri beras campuran klorin :
1. Beras dengan campuran klorin akan berwarna sangat putih bersih
2. Jika dipegang,beras yang diberi pemutih akan meninggalkan serbuk putih di tangan
3. Aroma dari beras ini khas,jika dicium akan berbau kaporit sebagai tanda bahwa sudah di campuri pemutih
4. Jika beras ini di rendam dalam air,air hasil rendamannya akan berwarna putih pekat,sedangkan pada beras asli hanya akan berwarna sedikit putih
5. Beras campuran klorin juga terlihat mengkilap dan licin jika di sentuh

3. Beras Plastik
Meskipun namanya beras plastik,tapi beras yang satu ini berbahan dasar campuran kentang,ubi jalar dan resin/getah sintetis beracun.Beras plastik awalnya muncul di China,dijual di wilayah Taiyuan,provinsi Shaanxi.Beras plastik kemudian menyebar luas ke sekitar daerah asia dan masuk ke indonesia.


Beras ini sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat memicu timbulnya penyakit pada organ pencernaan seperti kanker,sebab plastik mengandung zat dioksin yang bersifat karsinogenik.Gejala awal yang timbul jika memakan beras plastik adalah hilangnya nafsu makan,mual dan pusing akibat kandungan racun di dalamnya.Jika di konsumsi dalam waktu yang lama akan menyebabkan kanker lambung yang berujung kematian.

Ciri-ciri beras plastik :
1. Karena memiliki sifat seperti plastik,beras ini tidak dapat bercampur dengan air
2. Jika dimasak menjadi bubur,beras plastik akan menggumpal seperti nasi yang tidak matang
3. Beras plastik akan terlihat berair/banyak mengeluarkan air saat di tanak
4. Rasa beras plastik sintetis lain dari beras asli karena hanya terasa tawar
5. Jika dilihat dari tampilannya,beras plastik terlihat bening sedangkan beras asli berwarna putih susu di tengahnya,lebih pudar dan tidak terlalu putih
6. Bila di campur air,beras plastik akan berada di atas karena beras plastik tidak dapat menyerap air

loading...

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*