Membuat Konten Unik Dengan Teknik Spin Artikel

loading...
Haloo sobat media2give^^ Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi seputar dunia blog,lebih tepatnya soal Membuat Konten Unik Dengan Teknik Spin Artikel.Kalian sudah pernah dengar belum dengan Spin Artikel? Kalau “Spin” itu memang kata yang berasal dari bahasa inggris,yang artinya berputar.Jadi kalau Spin Artikel apa? Artikel berputar? hehe.. bukan itu maksudnya.Spin Artikel adalah salah satu cara menghasilkan artikel dengan sistem rewrite atau menulis ulang artikel yang pernah di buat situs lain.Lalu apa bedanya dengan Copy Paste (Copas) artikel orang lain? 

Spin Artikel memiliki cara kerja yang berbeda,kalau Copas itu pastinya kita memindahkan sebagian atau keseluruhan artikel lain yang kemudian di publish di blog sendiri dan bisa merugikan pembuat artikel aslinya.Pada tahun 2010,Google tidak langsung memberi hukuman bagi situs-situs yang terdeteksi mengcopy artikel dari blog lain,tapi Google menganggap artikel copas itu sebagai artikel berkualitas rendah dan di halaman pencarian posisinya di singkirkan/di tempatkan di bagian akhir.Namun semakin lama,artikel copas semakin banyak,Google mengubah aturan pada artikel yang di anggap konten duplikat.

Situs/blog yang mempublish artikel curian dari blog lain itu akan langsung terkena penalti,bisa saja di hapus artikel atau yang lebih parah blognya yang di hapus.Sementara Artikel Spin itu tidak sama dengan artikel Copy Paste,karena Artikel Spin dibuat dengan mengganti kata-kata dengan sinonimnya secara menyeluruh pada artikel.Sehingga yang di hasilkan adalah artikel baru yang bebas dari deteksi plagiat oleh SERP (Search Engine Results Pages).Umumnya Artikel Spin memiliki kualitas yang lebih rendah dari artikel hasil tulis manual karena Artikel Spin sudah berubah secara struktur/susunan kalimat dalam artikelnya.

Meskipun masih relevan dengan artikel asli,tapi seringkali sinonim yang dipilih tidak pas/cocok sehingga orang yang membaca artikel itu jadi bingung memahami isinya.Spin Artikel ini tidak dikerjakan manual,tapi dilakukan oleh software/mesin pada situs online.Artikel tinggal di copy dari situs lain lalu di paste di situs pembuat Spin Artikel,maka tak lama akan terbentuk artikel baru,ya bisa dibilang modifikasi oleh mesin/software.Google sendiri menganggap Artikel Spin sebagai bagian dari Black Hat SEO/teknik kotor dalam memanipulasi SEO.

Contoh Artikel Spin :
Kalimat dalam artikel asli :
– Saya akan pergi ke sekolah bersama teman dengan naik angkutan umum

Setelah di Spin akan menjadi :
– Ane mau pergi ke sekolah bersama temen-temen naik angkutan
– Gue mo pergi ke sekolah ama temen naik angkot
– Aku mau pergi ke sekolah bareng temen naik angkot

Jika ingin mencoba membuat Artikel Spin,kalian bisa cek situs Artikel Spin DISINI.Situs itu khusus untuk menghasilkan Spin bagi artikel berbahasa inggris saja.Hanya tinggal memasukkan artikel lain dan klik Spin Article,maka hasilnya akan langsung terlihat.

Lalu apakah boleh melakukan Spin Artikel? Karena dianggap sebagai Black Hat SEO,sudah tentu kualitas Artikel Spin itu akan lebih rendah dibanding jika menulis sendiri.Tetapi mungkin bisa jadi sah saja bagi mereka yang menggunakannya untuk kepentingan bisnis,misalnya dalam pemasaran,affiliate,reseller atau bisnis online yang membutuhkan artikel untuk berpromosi.

Bisa dibayangkan,jika ada 1 produk dengan merek sama tapi dijual oleh jutaan orang,bisa saja mereka membuat artikel dengan kata-kata yang sama tanpa di sadari.Sedangkan jika presentase kesamaan kata di artikel itu lumayan besar,Google akan menganggapnya sebagai duplikat.Oleh karena itulah sampai saat ini Artikel Spin masih digunakan terutama yang berkutat dalam dunia bisnis.

Kerugian membuat Artikel Spin :
1. Kualitas artikel hasil spin kurang bagus
Yang namanya duplikat,meski di modifikasi tetap saja kualitasnya berbeda dengan yang asli.Sebagus-bagusnya software memodifikasinya,tidak bisa melebihi kualitas artikel original.

2. Sinonim yang dipakai membingungkan
Mengganti kata-kata dengan sinonimnya mungkin memang bisa menghasilkan artikel unik di mata Google dan lepas dari pengamatan duplikasi,tapi bagaimana dengan mereka yang membaca artikel itu kalau sinonimnya malah membuat kalimat menjadi rancu.Akhirnya artikel jadi membingungkan pembaca,dan membuat visitor blog turun.

3. Artikel Spin tidak sepenuhnya bebas deteksi Google
Meskipun sebagian struktur kata telah di ubah dengan sinonimnya,tapi bukan tidak mungkin Google bisa mendeteksi kemiripannya melalui sinonim itu.Kalau sampai ketahuan,sudah pasti artikel itu akan di singkirkan dari halaman awal pencarian.

Lalu bagaimana sebaiknya?
Menulis dengan kemampuan sendiri adalah cara yang paling benar,meskipun hasilnya tidak selalu bagus,tapi tulisan hasil karya sendiri itu merupakan hasil dari ide dan pemikiran asli,bukannya milik orang lain.Dengan menghasilkan artikel dengan menulis manual kita akan banyak belajar bagaimana membuat artikel dengan susunan kata yang baik dan menyajikan informasi yang mudah di mengerti pembaca.Lama-kelamaan jika terbiasa menulis artikel sendiri,tak akan terasa susah membuat artikel itu.Dan tentu menjadi kebanggan tersendiri bisa menghasilkan tulisan,apalagi jika berkualitas dan mampu bersaing dengan hasil tulisan orang lain.

loading...

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*