Tips Sukses Budidaya Ternak Burung Lovebird

loading...
Memelihara burung adalah salah satu kegiatan yang cukup menyenangkan yang kini banyak di gandrungi banyak orang.Mereka yang ingin memelihara burung,biasanya akan tertarik dari Suara Lovebird yang merdu ataupun dari warnanya yang eksotis.Salah satu burung yang cocok untuk di ternakkan adalah Lovebird.Lovebird ini termasuk jenis burung yang masih satu keluarga dengan Beo.Bisa dilihat persamaannya pada bentuk paruh.

Baik Lovebird ataupun Beo,keduanya mempunyai paruh bengkok.Yang menjadi pembeda pada keduanya adalah ukuran paruhnya.Jika Beo berukuran besar,sementara Lovebird relatif kecil.Lovebird ini merupakan 1 dari 9 spesies dari genus Agapornis.8 Spesies lainnya berasal dari Afrika.Begitu juga dengan Lovebird.Burung ini mudah di temukan di kawasan/habitat aslinya di negara Afrika.

Makanan utama Lovebird berupa buah-buahan,tumbuh-tumbuhan,rumput dan biji-bijian.Lovebird mudah dikenali karena warnanya yang menarik,biasanya lebih dari 1 warna.Lovebird bersayap hitam juga bisa memakan serangga,sedangkan jenis lainnya tidak.Umumnya burung ini memiliki panjang antara 13-17 cm dengan berat 40-60 gr.Ciri khas tubuhnya adalah berbentuk gempal,berekor pendek dan tumpul serta paruhnya tajam.

Pada tubuhnya,warna hijau mendominasi,dan tubuh bagian atas mempunyai warna yang berbeda-beda.Lovebird adalah tipe burung yang suka bermain,sehingga jika tidak mendapatkan mainan serta terlalu lama berada di dalam kandang,burung ini dapat cepat bosan.Apalagi jika tidak dapat bersosialiasi dengan burung lainnya,yang akan menimbulkan stres.Lovebird terkenal dengan burung yang selalu berpasangan.

Keunikan Lovebird ada pada warna dan suara kekeknya yang khas.Oleh sebab itu burung jenis ini mudah populer di kalangan peternak burung.Lovebird dapat di budidayakan dengan metode persilangan.Tujuannya adalah untuk menghasilkan anakan dengan ragam yang baru dan varian yang berbeda.


Bagi mereka yang akan memulai usaha Ternak Lovebird,perlu memperhatikan beberapa aspek penting seperti memantau trend pasar,artinya selalu mengikuti perkembangan untuk mengetahui jenis apa yang sedang di sukai orang.Tidak hanya di kota saja,Lovebird ini tidak kalah terkenal juga di desa.Peminatnya semakin banyak dari berbagai kalangan.Beternak Lovebird bisa di bilang gampang-gampang susah.

Setiap peternak atau biasa di sebut breedeer selalu punya cara tersendiri dalam mengembangbiakkan Lovebird mereka.Lovebird mempunyai sifat monogami dan mereka hanya akan setia pada satu pasangan saja.1 pejantan bisa mengawini 4-5 betina,dengan catatan harus memakai cara khusus agar pasangan itu mau kawin.Ada faktor-faktor yang menentukan keberhasilan dalam beternak Lovebird,diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Jenis Kelamin
Yang pertama harus diketahui adalah cara membedakan antara Lovebird jantan dan betina.Secara sekilas memang susah mengetahui mana yang jantan dan mana yang betina.Namun tentunya masing-masing memiliki ciri sendiri.Lovebird betina tubuhnya lebih besar dari yang jantan.Saat bertengger,betina akan membuka kaki lebih lebar,sehingga terlihat renggang.

Tulang panggul betina juga lebih lebar,fungsinya sebagai tempat untuk mengeluarkan telur.Kebanyakan kasus terjadi ketika akan mengawinkan sepasang Lovebird,dimana sudah lama di tunggu setelah di masukkan dalam satu kandang,tapi tidak bertelur juga.Ini terjadi karena Lovebird tersebut kemungkinan berjenis kelamin sama.Cirinya adalah jika 2 minggu setelah kawin tidak ada telur,artinya keduanya sama-sama jantan.Sebaliknya,jika bertelur tapi jumlahnya lebih dari 6,kemungkinan pasangan Lovebird itu adalah betina semua.

2. Usia Produktif
Baik jantan maupun betina sama-sama memiliki usia produktif,tapi dengan usia yang berbeda.Untuk jantan,usia produktifnya adalah bila sudah berumur 8 bulan,sedangkan bagi yang betina 1 tahun.Saat melakukan perkawinan,pasangan Lovebird membutuhkan waktu 3-10 hari untuk melihat hasilnya.


Jika ada telur dalam masa tersebut,bisa jadi perkawinan telah berhasil.Setiap telur akan di erami selama 22-25 hari.Pada saat pengeraman,usahakan jangan terlalu sering dilihat atau dipegang-pegang telurnya.Seringkali breedeer tidak sabar mengetahui hasilnya dan melakukan ini.Jika sudah kelewat 25 hari,sudah pasti telur itu tidak bisa menetas.

3. Tujuan Breeding
Setiap peternak memiliki keinginannya sendiri dalam memelihara Lovebird dan tujuannya pasti tidak sama.Ada yang suka Lovebird karena suaranya dan ada pula yang senang dengan warnanya.Bila Anda ingin mendapatkan Lovebird yang bersuara bagus,pilihlah yang betina karena biasanya betina ini lebih suka berkekek daripada yang jantan.Tapi jika ingin beternak karena tertarik dengan warnanya,bisa memilih Lovebird jantan yang nantinya dapat di kawinkan dengan beberapa betina.

4. Penjodohan 
Lovebird adalah burung setia,dimana mereka hanya kawin dengan satu pasangan saja sampai mati.Tapi jika menggunakan cara ini,Anda tidak akan bisa mencari anakan dengan paduan warna yang baru.Oleh karena itu perlu cara tertentu dalam mengembangbiakkannya.Caranya adalah dengan meletakkan betina dan jantan berdekatan,tapi dengan kandang yang terpisah.


Tunggu 3-7 hari dari lihat perkembangannya.Bila keduanya selalu berdekatan,artinya memang sudah jodoh dan dalam masa kawin birahi pejantan akan terlihat menggebu dan berperilaku tidak biasa.Pejantan akan sering berkicau dan mulai mengawini benda di sekitarnya dengan posisi menunduk dan membuka sayapnya,lalu menggerakkan ekor naik turun.

5. Kandang/Sangkar
Membuat kandang untuk Lovebird menjadi salah satu hal yang penting karena burung ini juga membutuhkan tempat tinggal yang nyaman.Kenyamanan ini bisa berasal dari ukuran kandang yang tepat.Untuk membuatnya,Anda bisa membuat sangkar dengan ukuran 40x40x40 dan sekaligus membuat tempat bersarang dengan ukuran 20x25x25.

Sarang dapat di bentuk dari kumpulan daun kering,ranting dan serbuk gergaji.Serbuk ini berguna untuk menyerap kotoran yang ada pada kandang.Jangan lupa sediakan tempat untuk bertengger agar Lovebird tidak bosan.

6. Pakan Induk dan Anakan
Setelah bertelur,betina akan cepat merasa lapar dan perlu makanan untuk mencukupi kebutuhannya.Makanan untuk Indukan bisa dengan sayuran seperti kangkung ataupun millet.Jika ingin lebih bervariasi,Anda bisa menambahkan jewawut,biji kenari,biji sawi,jagung muda dan toge.Saat anak Lovebird lahir,Induk akan melolohkan makanan mereka pada anaknya.

Khusus untuk anakan,bisa di beri makan berupa bubur bayi.Campurkan bubur tersebut dengan air hangat agar mudah di cerna.Saat lahir,jangan memisahkan Anakan dari Induknya dulu,tunggu sampai 11 hari baru bisa di pisahkan untuk Anda beri makan.Untuk urusan pakan,dalam sehari perlu beberapa kali memberinya makan,kurang lebih setiap 4 jam sekali.

loading...

3 Comments

  1. @PURNAMA
    Lovebird terkenal karena warnanya yang indah mas,jadi klo buat ternak dan budidaya sih memang bagus prospeknya.Klo baru pemula jadi peternak Lovebird,perlu mempelajari hal2 yg bisa membuat sukses ternaknya nanti

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*