Benarkah Honda Beri Kode Lorenzo Untuk Bantu Marc?

loading...

Haloo sobat media2give^^ Pada kesempatan ini Saya mau sharing informasi mengenai Benarkah Honda Beri Kode Lorenzo Untuk Bantu Marc? Dunia balap MotoGP memang selalu di penuhi intrik dan kejadian tak terduga,karena balapan motor yang satu ini berlangsung ketat dan menguras tenaga serta emosi dari rider.Hanya mereka yang bermental juara saja yang mampu memenangi gelar juara dunia kelas premier.Tidak heran jika ada singgungan antara sesama rider,baik di dalam maupun di luar lintasan.

Salah satu yang menarik adalah perseteruan antara 3 Top Rider (Rossi,Marquez dan Lorenzo).Jika tahun lalu ada konflik antara Rossi Vs Marquez yang berlangsung tidak sehat,maka tahun ini giliran Rossi Vs Lorenzo yang kembali memanas.Mereka pernah bermusuhan dulu di musim 2010,entah apa yang memicunya.Yang jelas Lorenzo tidak terima jika harus di jadikan rider ke 2 karena dia berpikir dirinya layak mendapatkan semua yang terbaik di Yamaha.

lorenzo-bantu-marc

Tahun 2011-2014 sebetulnya hubungan Rossi dan Lorenzo sudah membaik.Namun lagi-lagi situasi berubah di MotoGP musim 2015.Bahkan untuk memenangkan gelar juara dunia saja harus ada aksi saling bantu.Marquez di tuduh sengaja membantu Lorenzo mendapatkan kemenangan di seri Valencia.Konspirasi Marquez dan Lorenzo pun langsung mencuat menjadi isu panas yang menarik perhatian banyak orang,bukan cuma pecinta MotoGP saja.

jl-motegi

Sayangnya hingga kini tidak ada bukti nyata untuk bisa mengungkapkan persekongkolan dua Spanyol itu.Permusuhan Rossi dan Lorenzo malahan terus berlanjut,hubungan mereka semakin tidak jelas dan tidak akur.Rossi menilai dirinya yang selalu punya inisiatif lebih dulu untuk menyapa Lorenzo.Dan benar saja,ketika Rossi menang di race,Lorenzo terlihat tidak memberinya ucapan selamat atau sekedar untuk “Say Hello” pada The Doctor.

Movistar Yamaha MotoGP's Italian rider Valentino Rossi (46) outpasses Movistar Yamaha MotoGP's Spanish rider Jorge Lorenzo (R) during the San Marino Moto GP Grand Prix race at the Marco Simoncelli Circuit in Misano, on September 11, 2016. / AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS

Rossi Vs Lorenzo (GP Misano)

Lorenzo juga menjadi sensitif jika menyinggung soal Rossi.Contohnya saja seusai race di Misano,Lorenzo menuding Rossi melakukan overtake kotor yang semestinya tidak dia lakukan.Lorenzo mengatakan bahwa jika dirinya tidak mengalah dan meluruskan motor,dia bisa Crash.Tapi kondisi berbeda ketika di GP Aragon Marquez melewati Lorenzo dengan agresif.Lorenzo sama sekali tidak protes,padahal manuver Marc juga cukup berbahaya.

mmjl-aragon

Marquez Vs Lorenzo (GP Aragon)

Kenapa bisa beda ya? Apakah ada hubungannya dengan kepindahan Lorenzo ke Ducati karena merasa tidak nyaman di Yamaha yang mementingkan Rossi? Minggu lalu saat race di sirkuit Motegi di gelar,Rossi mempertanyakan jatuhnya Lorenzo di lintasan.Sebab ada keanehan disitu karena selama ini biasanya hanya ada salah satu rider Pabrikan Yamaha yang Crash,bukannya Crash bersamaan seperti di Motegi.Lap 20 Lorenzo jatuh dan tidak mampu melanjutkan balapan.

Mungkinkah GP Motegi itu merupakan saat yang tepat bagi Lorenzo untuk “membalas jasa” pada Marquez? Apalagi ada foto informasi Lap Board kru Honda yang semakin menambah kecurigaan publik akan konspirasi Marquez dan Lorenzo lagi.

Informasi Aneh Di Lap Board Kru Marquez

Dalam gambar yang tertangkap kamera,terlihat salah satu kru Honda sedang mempersiapkan tulisan pemberitahuan untuk Marquez.Disitu ada tulisan LOREN OUT.Jika di perhatikan dengan seksama,pada bagian kiri atas layar menunjukkan “17 Laps to Go”.Artinya masih menyisakan 17 lap lagi untuk menyelesaikan balapan.

lorenzo-konspirasi2

Sementara Lorenzo itu Crash di lap 20,sedangkan jumlah lap untuk GP Motegi ini ada 24 lap.Berarti seharusnya Lap Board bertuliskan LOREN OUT itu di tunjukkan saat “4 Lap to Go” atau 4 race jelang finish.Kenapa bisa informasinya bisa lebih dini muncul? Apa kru Honda bisa memprediksikan Lorenzo bakal jatuh? atau memang mereka sengaja memberi kode pada Lorenzo agar menjatuhkan diri?

Tenang dulu,jangan keburu emosi ya hehe.. Kita harus menerapkan praduga tak bersalah dulu.Begini kronologi aslinya.Kru Honda ingin memberitahu Marquez soal gapnya dengan Lorenzo yang ada di posisi ke 2.Lihat pada kiri atas layar,ada tulisan “18 Laps to Go”.Disitu terlihat yang memimpin balapan Marc dan di ikuti Lorenzo di belakangnya.

lorenzo-konspirasi1

Nah,kru Honda tengah menyiapkan informasi untuk Marquez dengan menampilkan nama LOREN di Lap Board.Buktinya bisa di cek pada Lap Board itu.Pada bagian atas ada tanda (+).Tanda itu menunjukkan gap keunggulan waktu Marc dari Jorge.Rossi yang tadinya ada di posisi 3 mendadak hilang dari kamera dan belum di ketahui apakah melebar,keluar lintasan atau terjatuh.Sesaat kemudian gambar menampilkan kondisi Rossi yang ternyata Crash.

rossi-crashh

Kru Honda mengetahui itu dan ingin mengubah tulisan di Lap Board karena mereka berpikir jika info jatuhnya Rossi lebih penting di ketahui Marquez di banding info tentang jarak waktu Marquez dan Lorenzo.Namun karena waktunya tidak cukup,mereka terpaksa menampilkan tulisan dengan susunan tanda (+),LOREN dan OUT.Padahal maksudnya nama Rossi yang mau di tulis di Lap Board itu.

lorenzo-crash-motegi

Tanda (+) tidak di ikuti angka karena Rossi sudah jatuh sehingga tidak mungkin menampilkan gapnya dengan Marc.Saat Lorenzo Crash pun,kru Honda kembali memberitahu Marc dengan Lap Board bertuliskan LOREN OUT,tanpa ada tanda (+) lagi.

loren-out

Bukti Lain Tidak Ada Konspirasi Marc Dan Lorenzo

Lorenzo di kenal sebagai rider yang punya semangat dan emosi tinggi.Sedikit saja ada yang tidak beres dengan motornya,maka dia akan marah-marah.Termasuk ketika dia gagal menyelesaikan balapan karena Crash.Perhatikan ekspresi Lorenzo setelah jatuh,bisa kalian cek pada gambar di bawah.Disitu Lorenzo menunduk lesu dan berteriak sambil menundukkan kepalanya ke bawah.

lorenzo-kecewa

Itu menandakan bahwa Lorenzo kecewa berat seusai Crash.Mengingat di klasemen dia juga masih bersaing dengan Rossi untuk berebut posisi ke 2.Kekecewaan itu terus timbul hingga Lorenzo masuk ke Pit.Saat berjalan menuju Pit,Lorenzo masih tertunduk lesu dan tak bersemangat.Jadi Crash yang di alami Jorge itu bukanlah faktor kesengajaan dan konspirasi,tapi memang ada masalah di motornya.

lorenzo-upset

Perburuan gelar juara telah berakhir untuk Rossi dan Lorenzo.Kini mereka lebih fokus menatap seri balapan yang tersisa.Satu lagi yang unik adalah Lorenzo rupanya bisa berlapang dada menerima kekalahannya musim ini.Lorenzo justru memberikan ucapan selamat pada Marquez melalui Twitter.Ini adalah ucapan selamat karena Marc juga orang Spanyol,sama dengan Lorenzo.Rata-rata rider yang memberikan selamat untuk Marquez merupakan rider-rider dari Spanyol.

“Saya ingin mengucapkan selamat pada Marquez,meski motornya bermasalah,namun dia tetap dapat konsisten dan dia layak memperoleh gelar ini,kata Lorenzo.”

 

 

Bagaimana dengan Rossi?

Rossi tidak menuliskan ucapan selamat untuk Marc di Twitter.Rossi lebih sibuk mengurusi fansnya dan Vale mengucapkan terima kasih pada para fansnya di Jepang yang telah memberikan dukungan penuh sepanjang akhir pekan.Yah,walaupun Rossi harus jatuh,namun penampilannya cukup memukau di race dan sesi kualifikasi.

 

 

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*