Andorra Clan Dibalik Gagalnya Rossi Pakai #70 Michelin

loading...

Haloo sobat media2give^^ Kali ini Saya akan mengulas informasi mengenai Andorra Clan Dibalik Gagalnya Rossi Pakai #70 Michelin.Ban merupakan unsur yang sangat vital di ajang balapan seperti di MotoGP.MotoGP selalu menarik di tonton,namun apakah kalian tau di belakang serunya aksi salip menyalip antar pembalap itu ada aturan yang di berlakukan dan di buat sedemikian rupa oleh Dorna?

Ya,Dorna membuat aturan/rule yang mengikat dan wajib di patuhi semua tim serta pembalap.Salah satunya adalah regulasi soal penggunan ban.Tahun 2016 yang lalu,pemasok ban beralih dari Bridgestones ke Michelin.Perubahan itu menghadirkan sejumlah masalah,terutama buat rider yang biasa melakukan “Hard Braking”.Sebenarnya pada sesi tes di Valencia,pembalap seperti Rossi sudah OK dengan Michelin yang punya Carcass keras.

Tapi rider lainnya tidak setuju karena Carcass keras membuat motor sering bergetar.Akhirnya pada tes di Sepang,Michelin mengembalikan ban ke spek tahun 2016.Namun banyak pembalap yang tidak cocok dan mengeluh tentang ban itu.Salah satunya adalah Valentino Rossi.Rossi berkata kompon ban ini terlalu lunak,sehingga cepat habis dan tidak tahan lama.

Rossi Michelin 2016

Rossi pun komplain ke pihak Michelin dan meminta ban baru dengan Carcass lebih keras.Keinginan The Doctor itu kemudian di respon positif oleh Michelin.Jelang GP Argentina Michelin mendatangkan ban tambahan yang di beri nama #70 Michelin.Rossi menyambut ban baru ini dengan antusias.

“Soal ban depan tambahan,Saya pikir itu akan menarik di coba.Permukaan ban yang lebih keras akan membantu Saya dan pembalap lainnya,kata Rossi.”

Tadinya ban ini rencananya di berikan hanya untuk pengujian saja dan mengumpulkan masukan data karena belum siap di gunakan pada balapan.Saat ban di kirim,di Perancis terjadi pemogokan massal.Akibatnya ban terlambat datang.Seharusnya ban sampai hari jum’at sebelum sesi Free Practice 3,tapi nyatanya ban datang di hari sabtu.Alhasil pembalap tak punya waktu untuk sekedar mencobanya.

Ban Pesanan Rossi (#70 Michelin)

Munculnya #70 Michelin menimbulkan kontroversi karena di nilai tidak sah di gunakan,sebab sudah ada 3 kompon ban yang di alokasikan sebelumnya.Isu Michelin sengaja membantu Rossi pun beredar dengan cepat.Safety Commision kemudian mengundang semua pemalap agar membahas tentang ban baru ini.Hanya sekitar 13-17 orang pembalap saja yang mau hadir.

Rossi termasuk yang tidak hadir dalam pertemuan.Karena yang datang sudah memenuhi kuorum,meski tidak semua datang,maka voting pun bisa di lakukan.Marc Marquez memilih “No Intervention”.Sedangkan Pol Espargaro menolak ban ekstra itu,lalu di ikuti pembalap lainnya yang tergabung dalam Andorra Clan.Andorra Clan adalah sekelompok rider yang tinggal di daerah pedesaaan di pegunungan Pyrenees.

Anggota Andorra Clan terdiri dari Aleix Espargaro,Pol Espargaro,Bradley Smith,Hector Barbera,Maverick Vinales dan pembalap Spanyol lainnya.Kelompok/Clan misterius ini di sinyalir berusaha menghalangi Rossi memakai ban #70 Michelin.Safety Commitee kemudian memutuskan untuk memveto ban.Anehnya,keputusan itu seharusnya di ambil oleh Race Commitee.

Akhirnya timbul kecurigaan kalau Andorra Clan sengaja menolak ban baru agar Rossi bermasalah dengan pilihan ban,karena jika ada  #70 Michelin,bisa saja Rossi tampil maksimal dan menyulitkan rider Spanyol lainnya.Di tuding membantu Rossi,pihak Michelin pun membantah keras.Manejer Michlein,Piero Taramasso menjelaskan jika Michelin tidak hanya memenuhi permintaan Rossi saja.Sebelumnya,Andrea Iannone juga mengeluh soal kompon ban Michelin.

Itu juga di jadikan acuan kenapa Michelin mau menyediakan ban khusus seperti pesanan Rossi.Michelin menganggap ban ini tidak hanya menguntungkan Rossi saja,tapi juga semua pembalap yang lain.Masalahnya adalah ban itu tidak legal jika melihat dari aturan penggunaan ban di MotoGP yang sudah di jatah dengan 3 kompon.Setelah melalui pertimbangan panjang,Race Commitee menyetujui keputusan melarang Rossi memakai ban #70 Michelin di GP Argentina.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*